Friday, December 30, 2011

Komik Bisu yang Berbicara Banyak

Poster Area 031 untuk Cergambore 2010

Beberapa hari sebelum acara Cergamboree 2010 saya dan teman-teman memang sudah mempersiapkan diri untuk hadir di acara kompilasi komik ini. Cergamboree itu sendiri adalah semacam "Jamborenya para komikus se-Indonesia"

Dihadiri banyak komikus lokal yang ternama seperti Ian Yustianto pengarang dari Garudayana, dan beberapa komikus Indonesia lain. Yang membuat saya terkejut, ternyata ada juga komikus Indonesia yang juga bekerja untuk penerbitan komik luar seperti Marvel. Ternyata beberapa komik Marvel yang pernah saya nikmati merupakan gambaran beliau. Wah ternyata komikus Indonesia tidak kalah dengan bule.

Saya yang duduk memakai hem kotak

Dari komunitas saya Ruang 109 yang bekerja sama dengan Area 031, sebuah komunitas yang mewadahi seniman-seniman Surabaya (dengan kode area telepon 031), kami menyuguhkan beberapa komik dengan balon kata kosong yang nantinya akan diisi oleh pengunjung pameran.

Selain acara pameran, ada juga workshop komik bisu yang pematerinya adalah seniman komik dari Prancis yang saya lupa namanya hahaha. Karya beliau sangat memukau saya, karena dengan gambar tanpa kata-kata kita bisa mengetahui jalan ceritanya. Di workshop itu kita diajari bagaimana mengkomunikasikan gambar tanpa tulisan kepada pembaca. Peserta workshop, termasuk saya diarahkan untuk membuat komik bisu, saya membuat 3 lembar komik bisu yang bercerita tentang "orang yang berjalan, menemukan uang, hendak membeli es dengan uang tersebut, namun ditengah jalan bertemu pengemis, dan akhirnya membelikan es untuk si pengemis". Sebuah pengalaman tersendiri bagi saya untuk membuat komik bisu, ternyata susah juga ya hahaha.

Disebelah itu Fajar yang masih gondrong


Hal lain yang membuat saya tertarik dengan komik bisu adalah:
tanpa adanya dialog yang tertulis pikiran kita bisa berimajinasi tentang apa yang dikatakan tiap karakter dalam komik itu, jalan cerita akan semakin asik seiring berkembangnya fantasi liar kita.

1 comment: