Tuesday, January 3, 2012

Ternyata Sekali Ini Saja Lagi yang Boleh Dicoba Lagi


It is chance that we met
By choice that we became friends
Rayakan panggung rendah tanpa barikade
TERNYATA SEKALI INI SAJA LAGI
Karena mungkin ini malam tahun baru terbaik kalian
Terima kasih untuk semua yang ikut berteriak bersama,
TERNYATA SEKALI INI SAJA LAGI
1 Januari 2012
#TSISL
Dimulai dari ajakan seorang teman untuk menyemarakkan dalam suatu acara tahun baru. Benar-benar pengalaman pertama saya berada dalam acara malam tahun baru se-dahyat itu.

Rumas mas Joni menjadi tempat kita berteriak bersama. Kami bermain pada urutan ke 4. Wah belum pernah saya rasakan sebelumnya, dimana penonton dan performer bisa benar-benar berbaur.

Suasana yang cozy dan enak untuk menghabiskan malam bersama. Musik yang dibawakan benar-benar membakar semangat. Ditambah lagi dengan video mapping yang mutakhir. Makanannya sedap dan menggiurkan hahaha.


Sosis sedap istimewa



Saya masuk frame juga ternyata

Duaribusebelas. Benar-benar tahun yang berpengaruh bagi saya. Bertemu banyak orang-orang hebat, ternyata saya belum ada apa-apa dibanding mereka. Banyak yang harus dibenahi. Intropeksi dalam-dalam.

Pokoknya saya berharap semoga tahun ini akan semakin awesome. Yeah!


Video TSISL bisa dilihat di sini

Foto-foto diambil dari screen shot video TSISL karena pada saat itu saya lupa memfoto dengan kamera.

Friday, December 30, 2011

The Evolution of Rock

Flyer Rockvolution


The Biggest Independent Rock Festival!

Apa yang menjadi sorotan saya ketika melihat posternya adalah : The Datsuns. Band asal Selandia Baru yang beraliran garage rock. Wah kapan lagi bisa nonton live The Datsuns ditambah beberapa band indie lokal yang tidak kalah seru. The S.I.G.I.T yang menjadi playlist wajib saya ketika sma dan kuliah juga, Gugun and The Bluesshelter yang sempat menjadi band pembuka Bon Jovi di Hyde Park, Inggris. Dan banyak band-band ajaib lainnya
Tiket-tiket ini yang membuat saya bisa sampai di sana

Acara berlangsung selama 2 hari di Jakarta. Mumpung liburan, saya dan teman-teman langsung cabut ke ibukota, sekalian berkunjung ke tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi di Depok, rumah teman.

Banner raksasa dengan personil The Datsuns

The Datsuns naik panggung di penghujung hari pertama. Membawakan lagu-lagu hitsnya seperti "MF From Hell", "Maximum Heartbreak", "Harmonic Generation", dan banyak nada-nada yang membuat penonton bergerak riuh.
Untung saya berada di barisan paling depan sehingga mendapatkan momen seperti ini

Seusai kawanan The Datsuns turun panggung, saya sengaja menunggu di dekat pintu masuk khusus pemain. Menunggu kesempatan berfoto bersama personil band-band yang sudah selesai bermain, dan voila ada Dolf de Borst, frontmant The Datsuns. Dengan berbekal nekat dan bahasa Inggris logat Jawa "May I take a picture please?" dan saya dan teman-teman dapat berfoto bersama. Ternyata orangnya kocak hahaha.

Hello Mr. Dolf !

Rockvolution, sebuah pengalaman tak terlupakan yang memanjakan telinga dan membuat tenggorokan serak. Keep rock yeahh!!

Foto-foto diambil dokumentasi pribadi, beberapa sudah ter-upload di facebook saya

Komik Bisu yang Berbicara Banyak

Poster Area 031 untuk Cergambore 2010

Beberapa hari sebelum acara Cergamboree 2010 saya dan teman-teman memang sudah mempersiapkan diri untuk hadir di acara kompilasi komik ini. Cergamboree itu sendiri adalah semacam "Jamborenya para komikus se-Indonesia"

Dihadiri banyak komikus lokal yang ternama seperti Ian Yustianto pengarang dari Garudayana, dan beberapa komikus Indonesia lain. Yang membuat saya terkejut, ternyata ada juga komikus Indonesia yang juga bekerja untuk penerbitan komik luar seperti Marvel. Ternyata beberapa komik Marvel yang pernah saya nikmati merupakan gambaran beliau. Wah ternyata komikus Indonesia tidak kalah dengan bule.

Saya yang duduk memakai hem kotak

Dari komunitas saya Ruang 109 yang bekerja sama dengan Area 031, sebuah komunitas yang mewadahi seniman-seniman Surabaya (dengan kode area telepon 031), kami menyuguhkan beberapa komik dengan balon kata kosong yang nantinya akan diisi oleh pengunjung pameran.

Selain acara pameran, ada juga workshop komik bisu yang pematerinya adalah seniman komik dari Prancis yang saya lupa namanya hahaha. Karya beliau sangat memukau saya, karena dengan gambar tanpa kata-kata kita bisa mengetahui jalan ceritanya. Di workshop itu kita diajari bagaimana mengkomunikasikan gambar tanpa tulisan kepada pembaca. Peserta workshop, termasuk saya diarahkan untuk membuat komik bisu, saya membuat 3 lembar komik bisu yang bercerita tentang "orang yang berjalan, menemukan uang, hendak membeli es dengan uang tersebut, namun ditengah jalan bertemu pengemis, dan akhirnya membelikan es untuk si pengemis". Sebuah pengalaman tersendiri bagi saya untuk membuat komik bisu, ternyata susah juga ya hahaha.

Disebelah itu Fajar yang masih gondrong


Hal lain yang membuat saya tertarik dengan komik bisu adalah:
tanpa adanya dialog yang tertulis pikiran kita bisa berimajinasi tentang apa yang dikatakan tiap karakter dalam komik itu, jalan cerita akan semakin asik seiring berkembangnya fantasi liar kita.

Lifestyle dan Fashion

Levis Strauss

Pada tahun 1853 seorang tukang jahit dan pedagang keliling melayani permintaan seorang tukang tambang emas di California. Permintaan yang merubah dunia fashion saat ini : tukang tambang itu meminta sebuah celana yang kuat sehingga tidak mudah robek ketika menambang emas. Dan dijahitlah sebuah celana dari bahan kain tenda yang beri paku keling di sakunya agar tidak mudah robek. Sekarang kita mengenalnya dengan Jeans Levis Strauss.

Levis Strauss Co. dan label awalnya

Levis Strauss memulai bisnisnya 90 Sacramento Street, San Francisco pada 1890. Dengan mengunggulkan Levis 501 Jeans, mendapatkan sambutan hangat di masa itu. Celana yang awet kuat dan modis. Celana kuat dengan paku keling yang menjadi ciri khas.


Pada 1950-an, jeans Levi's menjadi populer di kalangan muda mudi, termasuk kaum mods, rocker, hiipie, skinhead, dan lainnya. Menjadi hip dengan keistimewaan lainnya, semakin belel semakin robek semakin gaul.
Rocker, mods, dan hippies dengan jeans mereka

Bagaimana jeans Levis bisa mempengaruhi lifestle fashion saat ini? Mudah saja. Seorang tidak bisa merasa bergaya tanpa jeans, atasan apapun dipadu dengan jeans bisa menjadi keren. Para entertainer juga memakai jeans. Musisi, artis, seniman, memakai jeans.



Bahkan terlalu hipnya nama jeans Levis, saat ini para penjahit menuliskan "Vermak Levis" padahal jeans tidak hanya Levis.
Vermak Levi's dimana-mana

Jeans, sebuah celana yang tidak lekang oleh waktu.

Lifestyle dan Kesehatan



Manusia semakin peduli dengan kesehatan. Gaya hidup sehat semakin digandrungi di masyarakat. Semakin berkembangnya dunia informasi seperti internet, masyarakat semakin tahu pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Dari hal-hal kecil seperti tips-tips untuk menjaga kebugaran tubuh samapai hal yang tidak terpikirkan sebelumnya seperti bahaya pemangkuan laptop.





Produk-produk medis yang mudah digunakan masyarakat :
tensimeter untuk rumah tangga dan software medis di IPad



Produk - produk medis pun berkembang dengan adanya fenomena ini. Banyak produk medis yang didesain untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan medis. Seperti tensimeter, pengukur tekanan darah, yang praktis dan bisa digunakan di rumah. Semakin berkembangnya tensimeter hingga merambah ke dunia gadged. Iphone dan IPad juga melengkapi softwarenya dengan Medical IPhone Apps.


Gaya hidup sehat juga bisa digandengkan dengan kebiasaan manusia untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Dengan berjogging misalnya. Mulai banyak masyarakat yang gemar berjogging di pagi hari liburnya. Ini pun dilirik oleh para pengembang produk. Apple menghadirkan IPod case for Jogger yang bisa menemani para pejogging berlari sambil mendengarkan musik favoritnya.
IPhone case for Jogger, teman jogging

Tuesday, November 22, 2011

Fenomena Helm Sepeda

LATAR BELAKANG


Gaya hidup sehat sedang menjamur di masyarakat. Banyaknya gerakan peduli lingkungan seperti ‘Go Green’, ‘Back to Nature’, “Eco Campus”, serta ‘Bike to Work’, membuat sepeda menjadi suatu produk untuk memenuhi gaya hidup masyarakat yang mulai berubah untuk kembali bersepeda. Namun kini gaya hidup kembali bersepeda sebagai sarana transportasi sehari – hari semakin berkembang, dengan munculnya komunitas - komunitas penggemar sepeda yang memiliki kegiatan atau aktivitas yang berbeda – beda disamping bersepeda. Sepeda dan komunitas, saat ini menjadi hal yang sering kita temui di perkotaan. Dimana selain memiliki kesamaan hoby bersepeda, komunitas juga bisa melakukan kegiatan-kegiatan bersama yang bisa menambah pertemanan, saling berkomunikasi dan sharing informasi.

Sepeda kini kian bergaya. Apalagi dengan boomingnya tren fixie yang berwarna-warni sehingga kawula muda kembali bersepeda. Masing – masing berlomba menunjukkan jati diri mereka dengan memodifikasi sepeda dan mengenakan aksesoris yang sesuai dengan diri mereka ketika bersepeda. Termasuk helm sepeda.

Helm sepeda adalah sebuah helm yang dikenakan ketika mengendarai sebuah sepeda. Didesain sedemikian rupa untuk menahan benturan di tengkorak ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Helm penting bagi keselamatan pengemudi sepeda , bahkan di beberapa negara pengemudi sepeda diwajibkan memakai helm.

Namun di Indonesia, yang penduduknya kebanyakan masih cuek dengan keselamatan. Masih banyak pengendara yang tidak mengenakan helm ketika bersepeda. Kebiasaan pengendara sepeda di Indonesia, daerah Surabaya khususnya, masih banyak yang tidak mementingkan keselamatan ketika mengendarai sepeda. Masih banyak yang suka menerobos lampu merah, bersepeda di tengah jalan, dan tidak memakai helm ketika bersepeda.


PENELITIAN



Menurut penelitian sederhana yang dilakukan penulis dalam kegiatan “Bike in The Morning” oleh mahasiswa Desain Produk Industri hanya dua dari dua puluh lima peserta yang memakai helm sepeda. Alasannya, desain helm sepeda saat ini kurang bergaya, tidak sesuai dengan style mereka berpakaian, dan tidak cocok untuk daerah Surabaya yang mataharinya tidak bersahabat.


Foto -foto berasal dari dokumentasi penulis saat acara Bike in The Morning

HASIL KUISIONER

Penulis juga melakukan suatu survei kuisioner sederhana yang menghasilkan data sebagai berikut




SAMPEL KUISIONER

KUISIONER PENGGUNAAN HELM SAAT BERSEPEDA PANCAL

Sebelum pengisian, kuisioner ini berkaitan dengan mata kuliah Desain Produk 3 dengan proses penelitian pentingnya pemakaian helm saat mengendarai sepeda pancal.

  • Nama lengkap anda :
  • Jenis kelamin :
  • Usia :
  1. Apakah anda memiliki sepeda pancal?
  2. Berapa kali anda menggunakan sepeda pancal untuk mendukung aktifitas anda dalam seminggu?
  3. Berapa jarak dari rumah menuju tempat anda bekerja/sekolah/kuliah?
  4. Apakah anda memakai sepeda helm saat bersepeda?
  5. Menurut anda, pentingkah penggunaan helm saat bersepeda?
  6. Menurut anda, apakah helm yang ada sudah cocok dengan style anda saat bersepeda
  7. Seringkah anda memakai topi biasa saat bersepeda dibandingkan memakai helm?
  8. Mengapa?

TERIMA KASIH ATAS KERJASAMANYA DALAM MENGISI KUISIONER INI


SOLUSI DESAIN

Dari bahasan di atas, dapat ditarik rumusan yang bisa diambil sebagai dasar dalam mendesain. Dalam hal ini perlunya mendesain helm sepeda yang bergaya, sesuai dengan kondisi alamSurabaya, dan cocok digunakan di kawasan kampus ITS.

Ide awal yang ada adalah dengan menggabungkan karateristik topi dengan helm. Topi dianggap aksesoris kepala yang bisa mengikuti style berpakaian anak muda jaman sekarang. Sedangkan dari helm diambil kemampuannya yang melindungi kepala. Ditambah dengan adanya fitur2 tambahan seperti pelindung telinga dan leher dari panas matahari.

Untuk tampilan luar dipilih finishing fabric agar lebih casual. Warna yang dipilih adalah warna yang sesuai dengan karakter warna ITS Surabaya.

bisa saja menggunakan bahan seperti jas almamater ITS


SKETSA AWAL

Beberapa sketsa atas ide yang keluar untuk memberikan solusi atas permasalahan yang ada